Sabtu, 15 November 2014

Analisis penggunaan tools alexa

Pengukuran Web Kementrian Badan Usaha Milik Negara.


Pengkuran menggunakan alexa tools. alexa adalah situs yang memberikan informasi peringkat reputasi sebuah web dapat dilihat dari banyaknya pengunjung yang mengakses web tersebut.

dapat dilihat bahwa tingkat/rangking website Kementrian Keuangan Republik Indonesia, berada pada posisi 37,986  untuk di Dunia, kemudian ranking website ini di indonesia pada urutan 793.







Dari gambar disamping dapat dilihat siapa saja yang mengunjungi situs Kementrian Keuangan. 

Kesimpulan :
Pada website Kementerian keuangan kesimpulannya adalah besar presentasi yang banyak untuk mengunjungi situs tersebut cukup dibilang banyak terdapat laki laki mahasiswa dan anak sekolah. kemudian dalam segi dunia lebih banyak di kujungi oleh negara Indonesia dengan presentase yang cukup besar.

Kelebihan dan Kekurangan Alaxa Tools.

Kelebihan :
1. Informasi yang diberikan oleh alexa akurat dan dapat dipercaya
2. Sangat berguna untuk meninjau blog atau website
3. Dapat mengetahui kelebihan/kekurangan pada website yang disurvei

Kelemahan :
1. Untuk melihat secara detail sebuah website/blog yang ingin ditinjau harus menginstal alaxa tool terlebih dahulu.
2. Data yang diberikan adalah data yang masih mentah atau belum diolah lebih lanjut
    Hanya domain utama yang dapat dilihat secara detail

Analisis Kementrian

Menganalisis website Kementrian Keuangan Republik Indonesia

Pada tugas kali ini saya akan menganalisis situs pemerintahan yang akan danilisis adalah situs kementrian Republik Indonesia dengan alamat website http://www.kemenkeu.go.id

Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Tugas Menyelenggarakan urusan di bidang keuangan dan kekayaan negara dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara..
Fungsi :
a.  perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang keuangan dan kekayaan         negara
b. pengelolaan Barang Milik/Kekayaan Negara yang menjadi tanggung jawab kementrian         Keuangan
c.  pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Keuangan
d. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementrian Keuangan di daerah
e.  pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional
f.  pelaksanaan kegiatan teknis dari pusat sampai ke daerah.

Visi Kementerian Keuangan:

Kami akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif di abad ke-21

 Untuk mewujudkan visi tersebut, Kementerian Keuangan mempunyai 5 (lima) misi yaitu :
a. Mencapai tingkat kepatuhan pajak, bea dan cukai yang tinggi melalui pelayanan primadan penegakan hukum yang ketat
b.  Menerapkan kebijakan fiskal yang prudent;
c.  Mengelola neraca keuangan pusat dengan risiko minimum;
d.  Memastikan dana pendapatan didistribusikan secara efisien dan efektif;
e. Menarik dan mempertahankan talent terbaik di kelasnya dengan menawarkan proposisi nilai pegawai yang kompetitif

KMK 36/KMK.01/2014 tentang Cetak Biru Program Transformasi Kelembagaan Kementerian Keuangan Tahun 2014-2025

 Kelebihan dan Kekurangan Website

Kelebihan :
1. Banyak informasi penting di web tersebut.
2. Terdapat gambar setiap informasi yang menarik untuk dilihat.
3. Informasi yang diberikan up to date
4. Terdapat pilihan pencarian untuk mempermudah pengunjung website mencari informasi

Kelemahan :

1. Website banyak menampilkan informasi sehingga tampilan terlalu rapat.
2. Tulisan pada website tersebut kecil agak sulit untuk dibaca oleh orang tua.
3. Tidak memiliki jarak antar informasi satu keinformasi lainnya

INTERNET DAN PERKEMBANGANNYA


PENGERTIAN INTERNET

        Interconnection network (internet) adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung. Internet berasal dari bahasa latin "inter" yang berarti "antara". Internet merupakan jaringan yang terdiri dari milyaran komputer yang ada di seluruh dunia. Internet melibatkan berbagai jenis komputer serta topology jaringan yang berbeda.Internet merupakan jaringan dari jaringan komputer (interconnected network) dimana internetdapat digambarkan sebagai sebuah kota elektronik yang sangat besar dimana setiap pendudukmemiliki alamat (Internet & e-mail address) yang dapat digunakan untuk berkirim informasi atausurat. Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan, digunakan standar protokol internet yaitu TCP/IP. TCP bertugas untuk memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan baik, sedangkan IP bertugas untuk mentransmisikan paket data dari satu komputer ke komputer lainya.Internet merupakan jaringan global yang terdiri dari berbagai komputeryang saling berhubungan dan bekerjasama dengan cara berbagiinformasi dan data menggunakan protocol TCP/IP.


SEJARAH INTERNET
          Sejarah internet dimulai pada Agustus 1962 dan penciptaan internet pertama kali dikemukakan oleh J.C.R Licklider dari MIT Massachutts Institute of Technology. Konsep awal dinamakan “Galactic Network”. ia mengemukakan tentang jaringan global yang memungkinkan orang dapat mengakses data dan program dari mana saja.
           Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer.

PERKEMBANGAN INTERNET

Internet telah membuat revolusi baru dalam dunia komputer dan dunia komunikasi yang tidak pernah diduga sebelumnya. Beberapa Penemuan telegram, telepon, radio, dan komputer merupakan rangkaian kerja ilmiah yang menuntun menuju terciptanya Internet yang lebih terintegrasi dan lebih berkemampuan dari pada alat-alat tersebut. Internet memiliki kemampuan penyiaran ke seluruh dunia, memiliki mekanisme diseminasi informasi, dan sebagai media untuk berkolaborasi dan berinteraksi antara individu dengan komputernya tanpa dibatasi oleh kondisi geografis.
Internet merupakan sebuah contoh paling sukses dari usaha investasi yang tak pernah henti dan komitmen untuk melakukan riset berikut pengembangan infrastruktur teknologi informasi. Dimulai dengan penelitian packet switching (paket pensaklaran), pemerintah, industri dan para civitas academica telah bekerjasama berupaya mengubah dan menciptakan teknologi baru yang menarik ini.
Perkembangan Sejarah intenet dapat dibagi dalam empat aspek yaitu :
   1. Adanya aspek evolusi teknologi yang dimulai dari riset packet switching (paket pensaklaran) ARPANET (berikut teknologi perlengkapannya) yang pada saat itu dilakukan riset lanjutan untuk mengembangkan wawasan terhadap infrastruktur komunikasi data yang meliputi beberapa dimensi seperti skala,performannce/kehandalan, dan kefungsian tingkat tinggi.
    2. Adanya aspek pelaksanaan dan pengelolaan sebuah infrastruktur yang global dan kompleks.
    3. Adanya aspek sosial yang dihasilkan dalam sebuah komunitas masyarakat besar yang terdiri dari para Internauts yang bekerjasama membuat dan mengembangkan terus teknologi ini.
   4. Adanya aspek komersial yang dihasilkan dalam sebuah perubahan ekstrim namun efektif dari sebuah penelitian yang mengakibatkan terbentuknya sebuah infrastruktur informasi yang besar dan berguna. Internet sekarang sudah merupakan sebuah infrastruktur informasi global (widespread information infrastructure), yang awalnya disebut “the National (atau Global atau Galactic) Information Infrastructure” di Amerika Serikat. Sejarahnya sangat kompleks dan mencakup banyak aspek seperti teknologi, organisasi, dan komunitas. Dan pengaruhnya tidak hanya terhadap bidang teknik komunikasi komputer saja tetapi juga berpengaruh kepada masalah sosial seperti yang sekarang kita lakukan yaitu kita banyak mempergunakan alat-alat bantu on line untuk mencapai sebuah bisnis elektronik (electronic commerce), pemilikan informasi dan berinteraksi dengan masyarakat.

Perkembangan internet dimulai sejak tahun 1940 dan itu hanya menghubungkan dua titik saja yakni antar instansi pemerintah dengan pihak kampus saja. Kemudian berkembang dan semakin banyak komputer yang terhubung kejaringan tersebut dan akhirnya ada ratusan bahkan ribuan komputer terhubung dengan jaringan tersebut, jaringan tersebut itulah yang dinamakan internet. Pada tahun 2000 internet mencapai masa kejayaannya, Seiring dengan perkembangan zaman ke era ITteknologi modern ini. hampir semua orang berlomba untuk punya nama domain yang berbisnis di internet, semakin meningkat pula pengguna internet di seluruh dunia termasuk di Indonesia.Dalam perkembangannya yang hanya terbatas di negara Amerika Serikat, sekarang Internet bisa digunakan di seluruh dunia. Di dalam penggunaan Internet, terdapat beberapa protokol-protokol Internet yang digunakan, antara lain, TCF, DNS, IP, SSL, FTP, Telnet, HTTPS, SSH, HTTP, POP3, UDP, IMAP, dan SMTP. Beberapa layanan-layanan populer Internet yang menggunakan protokol-protokol tersebut adalah surel (surat elektronik) atau biasa di sebut email, Newsgroup, Usenet, File Sharing, IRC, WWW, dan sebagainya. 

          Beberapa yang disebutkan diatas, yang paling sering digunakan yaitu email dan WWW. Selain yang disebut diatas, Internet dapat digunakan untuk berhubungan antara dua pengguna atau lebih melalui aplikasi pengiriman pesan secara instan seperti YM, MSN, Camfrog, Facebook, Twitter, dan Pidgin atau beberapa aplikasi sejenis yang sekarang ini berkembang pesat.






DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF INTERNET


Dampak positif internet :

Sebagai Sumber Informasi,  Dengan adanya internet, kita bisa mencari  informasi dan berita terbaru dari seluruh dunia dengan mudah.
Sebagai Media Komunikasi, Kini semua orang bisa berkomunikasi dengan siapa saja & dimana saja. Dengan menggunakan internet komunikasipun menjadi lebih mudah dan lancar.
Sebagai Media Pendidikan Dan Juga Hiburan,E-learning atau belajar jarak jauh atau belajar melalui internet kini sudah bisa dilakukan, Dengan belajar melalui internet kini siapa saja mudah mendapatkan pendidikan yang lebih luas, pembelajaran di internet dapat berupa e-book (electronik book), video, games, dan kini di internet.
Sebagai Media Bisnis Dan Memudahkan Transaksi, dengan menggunakan internet dapat melakukan proses bisnis dengan mudah dan cepat.
Sebagai Media Pertukaran Data,Internet memungkinkan semua orang dari seluruh  dunia untuk saling bertukaran data, Sehingga muncul istilah Upload dan Download.


Dampak negatif internet:

      1.      Pornografi
Konten ini banyak salah digunakan dalam perkembangan internet bahkan pengaksesnya berupa anak anak yang masih dibawah umur
      2.      Perjudian
Perjudian online makin marak didunia maya dengan menggunakan uang virtual,
      3.      Penipuan
Penipuan dalam internet banyak dijumpai pada online shop ketika uang sudah ditransfer barang yang dibeli tak kunjung datang.
      4.      Pencemaran nama baik
Pencemaran nama baik banyak kasus yang dijumpai pada akhir akhir ini yang membicarakan nama ataupun instansi pada media social contohnya twitter maupun facebook untuk menjelek jelekan namanya.
      5.      Bullying
Bullying melalui media internet merupakan pembunuhan karakter.

sumber :
http://lestariyunita10.blogspot.com/2013/09/sejarah-dan-perkembangan-internet-di.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet
http://ilmupengetahuan.org/sejarah-perkembang
http://www.termasmedia.com/65-pengertian/71-pengertian-internet.html

kalamkata.org/ebook/indonesian/Modul01-internetfundamental.pdf

Jumat, 25 April 2014

manusia dan harapan

Harapan 

Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan bergantung paa pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan yang maha esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintar. Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu : keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.
            Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni ditengah suatu keluarga dan anggota masyarakat lainnya. Ada dua hal yang mendorong manusia hidup dalam pergaulan manusia lain yaitu dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
      Menurut Maslow sesuai dengan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu adalah :
1. kelangsugnan hidup
2. keamanan
3. hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
4. diakui lingkungan
5. perwujudan cita-cita
Kepercayaan     Kepercayaan berasal dari kata percaya artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Dasar kepercayaan itu adalah kebenaran. Kebenaran atau benar amat penting bagi manusia. Setiap orang mendambakannya, karena ia mempunyai arti khusus bagi hidupnya. Ia merupakan focus dari segala pikiran, sikap dan perasaan. Dalam tingkah laku, perbuatan manusia selalu hati-hati agar mereka tidak menyimpang dari kebenaran. Manusia sadar bahwa ketidak benaran dalam bertindak, berucap dapat mencemarkan atau menjatuhkan namanya.
Dr Yuyun suriasumantri dalam bukunya filsafat ilmu mengemukakan tiga teori tentang kebenaran :
1. teori koherensi; suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan – pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. Misalnya setiap manusia pasti mati. Paul manusia. Paul pasti mati.
2. teori korespondensi’ teori yang menyatakan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung penyataan itu berkorespondesni (berhubungan dengan) obyek yagn dituju oleh pernyataan tersebut.
3. teori pragmatis’ Kebenaran suatu pernyataan diukur dengan criteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis
Dasar kepercayaan adalah kebenaran, sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :
1. kepercayaan pada diri sendiri
2. kepercayaan pada orang lain
3. kepercayaan pada pemerintah
4. kepercayaan pada Tuhan
sumber :
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/ilmu-budaya-dasar/manusia-dan-harapan

manusia dan tanggung jawab

A. PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
          Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatu, sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
                Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.
                 Seorang mahasiswa mempunyai kewajiban belajar, Bila belajar, maka hal itu berarti ia telah memenuhi kewajibannya. Berarti ia telah bertanggung jawab atas bannya. Sudah tentu bagaimana kegiatan belajar si mahasiswa, itulah kadar pertanggung jawabannya, Bila pada ujian ia mendapat nilai A, B atau C itulah kadar pertanggung jawabannya.
                Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggung jawab karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Manusia tidak boleh berbuat semaunya terhadap manusia lain dan terhadap alam lingkungannya. Manusia menciptakan keseimbangan, keselarasan, antara sesama manusia dan antara manusia dan lingkungan.
Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab. Apabila ia tidak mau bertanggung jawab, maka ada pihak lain yang memaksa tanggung jawab itu. Dengan demikian tanggung jawabitu dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi yang berbuat dan dari sisi yang kepentingan pihak lain. Dari sisi si pembuat ia harus menyadari akibat perbuatannya itu dengan demikian ia sendiri pula yang harus memulihkan ke dalam keadaan baik. Dari sisi pihak lain apabila si pembuat tidak mau bertanggung jawab, pihak lain yang akan memulihkan baik dengan cara individual maupun dengan cara kemasyarakat.
Apabila dikaji, tanggung jawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi, sebagai akibat perbuatan pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian, pengorbanan pada pihak lain. Kewajiban beban itu ditujukan untuk kebaikan pihak yang berbuat sendiri atau pihak lain.
            Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannyaitu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

B. MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB
              Manusia itu berjuang adalah memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. Untuk itu ia menghadapi manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam. Dalam usahanya itu manusia juga menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan, yaitu kekuasaan Tuhan. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya, atas dasar ini, lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu
1. Tanggung jawab terhadap diri sendiriTanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memevahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurur sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi manusia juga pribadi. Karena merupakan seorang pribasi maka manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, berangan-angan sendiri. Sebagai perwujudan dari pendapat, perasaan dan angan-angan itu manusia berbuat dan bertindak. Dalam hal ini manusia tidak luput dari kesalahan, kekeliruan, baik yang sengaja maupun yang tidak.
2. Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, ister, ayah, ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan.
3. Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya  mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
4. Tanggung jawab kepada Bangsa / negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara
5. Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkanuntuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab lngsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukum Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukum-hukum tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan juka dengan peringatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap Tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawab, manusia perlu pengorbanan.

C . PENGABDIAN DAN PENGORBANAN
Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan adalah perbuat baik untuk kepentingan manusia itu sendiri
1. Pengabdian
               Pengabdian itu adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.
                  Pengabdian itu hakekatnya adalah rasa tanggung jawab, apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan, hal itu berarti mengabdi kepada keluarga. Lain halnya jika kita membantu teman dalam kesulitan, mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya bantuan saja.              
                    Pengabdian kepada agama atau kepada Tuhan terasa menonjolnya seperti yang dilakukan oleh para biarawan dan biarawati. Pada umumnya mereka itu adalah orang-orang yang terjun diladang Tuhan karena kesadaran moralnya, karena panggilan Tuhan. Mereka meninggalakan keluarga dan tidak akan berkeluarga.
           Pengabdian terhadap negara dan bangsa yang juga menyolok antara lain dilakukan oleh pegawai negri yang bertugas menjaga mercu suar di pulau yang terpencil. Mereka bersama keluarganya hidup terpencil dari masyarakat ramai. Sementara itu setiap hari tiupan angin kencang dari laut tidak pernah berhenti, apalagi bila terjadi badai. Mereka bersunyi diri dalam pengabdian diri demi keselamatan kapal yang lalu lalang. Kesenangan yang dapat dirasakan oleh pegawai negri dikota tidak dapat dirasakan, mungkin sekali-sekali bila mereka memperoleh cuti.
2. Pengorbanan
        Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.
              Pengorbanan dalam arti pemberian sebagai tanda kebaktian tanpa pamrih dapat dirasakan bila kit membaca atau mendengarkan kotbah agama. Dari kisah para tokoh agama atau nabi, manusia memperoleh tauladan, bagaimana semestinya wajib berkorbanan.
                Perbedaan antara pengertian pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas, karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan . Antara sesama kawan, sulit dikatakan pengabdian karena kata pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatannya. Tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepada sesama teman.
        Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan.
              Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan, pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya, waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.
sumber:
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/ilmu-budaya-dasar/manusia-dan-tanggung-jawab

manusia dan keadilan

A. PENGERTIAN KEADILAN 
 Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. 
Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu 
banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau 
benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah 
ditetapkan, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, 
sedangkan pelanggaran terhadap proposi tersebut berarti ketidak adilan. 
 Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang 
dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri, dan perasaannya 
dikendalikan oleh akal. 
Ilmu Budaya Dasar Halaman 1 dari 11 
  Lain lagi pendapat Socrates yang memproyeksikan keadilan pada 
pemerintahan. Menurut Socrates , keadilan tercipta bilamana warga negara sudah 
merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. 
Mengapa diproyeksikan pada pemerintah, sebab pemerintah adalah pimpinan 
pokok yang menentukan dinamika masyarakat. 
 Kong Hu Cu berpendapat lain : Keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, 
bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan 
kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilai-nilai tertentu yang sudah diyakini 
atau disepakati. 
 Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah 
pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan 
terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau 
dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa 
yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari 
kekayaan bersama. 
 Berdasarkan kesadaran etis, kita diminta unuk tidak hanya menuntut hak 
dan lupa menjalankan kewajiban. Jika kita hanya menuntut hak dan lupa 
menjalankan kewajiban , maka sikap dan tindakan kita akan mengarah pada 
pemerasan dan memperbudak orang lain. Sebaliknya pula jika kita hanya 
menjalankan kewajiban dan lupa menuntut hak, maka kita akan mudah diperbudak 
atau diperas orang lain. 
 Sebagai contoh, seorang karyawan yang hanya menuntut hak kenaikan 
upah tanpa meningkatkan hasil kerjanya tentu cenderung disebut memeras. 
Sebaliknya pula, seorang majikan yang terus menerus menggunakan tenaga 
orang lain, tanpa memperhatikan kenaikan upah dan kesejahteraan, maka 
perbuatan itu menjurus kepada sifat memperbudak orang atau pegawainya. Oleh 
karena itu, untuk memperoleh keadilan misalnya, kita menuntut kenaikan upah, 
sudah tentu memperoleh keadilan misalnya kita menuntut kenaikan upah, sudah 
tentu kita harus berusaha meningkatkan prestasi kerja kita. Apabila kita menjadi 
Ilmu Budaya Dasar Halaman 2 dari 11 
 majikan, kita harus berusaha meningkatkan prestasi kerja kita. Apabila kita 
menjadi majikan, kita harus memikirkan keseimbangan kerja mereka dengan upah 
yang diterima. 

B. KEADILAN SOSIAL 
Berbicara tentang keadilan, anda tentu ingat akan dasar negara kita ialah 
Pancasila. Sila kelima Pancasila, berbunyi: "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat 
Indonesia" 
 Dalam dokumen lahirnya Pancasila diusulkan oleh Bung Karno adanya 
prinsip kesejahteraan sebagai salah satu dasar negara. Selanjutnya prinsip itu 
dijelaskan sebagai prinsip " tidak ada kemiskinan di dalam Indonesia merdeka". 
Dari usul dan penjelasan itu nampak adanya pembauran pengertian kesejahteraan 
dan keadilan. 
 Bung Hatta dalam uraiannya mengenai sila "keadilan sosial bagi seluruh 
rakyat Indonesia", menulis sebagai berikut " keadilan sosial adalah langkah yang 
menentukan untuk melaksanakan Indonesia yang adil dan makmur" , Selanjutnya 
diuraikan bahwa para pemimpin Indonesia yang menyusun UUD 45 percaya 
bahwa cita-cita keadilan sosial dalam ekonomi ialah dapat mencapai kemakmuran 
yang merata. Langkah-langkah menuju kemakmuran yang merata diuraikan 
secara terperinci. 
 Panitia ad-hoc majelis permusyawaratan rakyat sementara 1966 
memberikan perumusan sebagai berikut : 
"Sila keadilan sosial mengandung prinsip bahwa setiap orang di Indonesia akan 
mendapat perlakuan yang adil dalam bidang hukum, politik, ekonomi dan 
kebudayaan". 
 Dalam ketetapan MPR RI No.II/MPR/ 1978 tentang pedoman penghayatan 
dan pengalaman Pancasila (ekaprasetia pancakarsa) dicantumkan ketentuan 
sebagai berikut 
Ilmu Budaya Dasar Halaman 3 dari 11 
 Dengan sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia manusia Indonesia 
menyadari hak dan kewajiban yang sama untuk untuk menciptakan keadilan sosial 
dalam kehidupan masyarakat Indonesia. 
 Selanjutnya untuk mewujudkan keadilan sosial itu, diperinci perbuatan dan 
sikap yang perlu dipupuk, yakni : 
1. Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan 
kegotongroyongan 
2. Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban 
serta menghormati hak-hak orang lain 
3. Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan 
4. Sikap suka bekerja keras 
5. Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai 
kemajuan dan kesejahteraan bersama 
 Asas yang menuju dan terciptanya keadilan sosial itu akan dituangkan 
dalam bergai langkah dan kegiatan, antara lain melalui delapan jalur pemerataan 
yaitu : 
1. Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak khususnya pangan, 
sandang dan perumahan 
2. Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan 
3. Pemerataan pembagian pendapatan 
4. Pemerataan kesempatan kerja 
5. Pemerataan kesempatan berusaha 
6. Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan khususnya bagi 
generasi mudadan kaum wanita 
7. Pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air 
8. Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan 
 Keadilan dan ketidak adilan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan 
manusia karena dalam hidupnya manusia menghadapi keadilan / ketidak adilan 
setiap hari. Oleh sebab itu keadilan dan ketidak adilan, menimbulkan daya 
Ilmu Budaya Dasar Halaman 4 dari 11 
 kreativitas manusia. Banyak hasil seni lahir dari imajinasi ketidakadilan, seperti 
drama, puisi, novel, musik dan lain-lain.
sumber :
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/ilmu-budaya-dasar/manusia-dan-keadilan

manusia dan keindahan

MANUSIA DAN KEINDAHAN

A. KEINDAHAN
Keindahan berasal dari kata indah, yang artinya bagus, permai, cantik, elok, molek, dan sebagainya. Keindahan adalah identik dengan kebenaran. Keindahan adalah kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Yang tidak mengandung keindahan berarti tidak indah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau local.
a) APAKAH KEINDAHAN ITU ?
Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Dengan kata lain keindahan dapat dinikmati jika di hubungkan dengan suatu bentuk. Dengan bentuk itu keindahan dapat berkomunikasi. Keindahan hanya sebuah konsep yang baru berkomunikasi setelah mempunyai bentuk, misalnya lukisan, pemandangan alam, tubuh yang molek, film, dan nyanyian.
Menurut The Liang Gie dalam bukunya ” Garis besar estetika ”. Keindahan dalam bahasa inggris diterjemahkan dengan kata ”beutiful” dalam bahasa perancis ”beau” sedang italia dan spanyol ”bello” berasal dari kata latin ”bellum”. Akar katanya adalah ”bonum” yang berarti kebaikan. Kemudian mempunyai bentuk pengecilan menjadi ”bonelium” dan terakhir di perpendek sehingga ditulis ”bellum”.
Perbedaan menurut luasnya:
a. Keindahan dalam art luas
b. Keindahan dalam arti estetis murni
c. Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungan penglihatan
Keindahan dalam arti luas menurut plotinus ilmu yang indah dan kebajikan yang indah.bangsa yunani mengenal keindahan dalam arti estetisyag disebut ”symmetria”. Pengertian dalam arti seluas-luasnya meliputi:
- Keindahan seni
- Keindahan alam
- Keindahan moral
- Keindahan intelektual
Keindahan dalam arti estetis murni menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam hubungannya dengan sesuatu yang diserapnya. Sedangkan keindahan dalam arti terbatas lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda-benda yang diserapnya dengan penglihatan yakni berupa keindahan dari bentuk dan warna.
Dari ciri itu dapat diambil kesimpulan, bahwa keindahan tersusun dari berbagai keselarasan dan kebaikan dari garis, warna, bentuk, nada dan kata-kata. Ada juga yang berpendapat keindahan adalah suatu kumpulan hubungan-hubungan yang selaras dalam suatu benda dan diantara benda itu dengan si pengamat.
b) NILAI ESTETIKA
Apakah nilai estetika itu? Dalam bidang filsafat, istilah nilai sering kali sebagai suatu kata benda yang berarti keberhargaan (worth) atau kebaikan (goodness). Dalam dictionary of sociology and related sciences di berikan perumusan tentang value yang lebih terinci lagi sebagai berikut :
“ The believed capacity of any object to satisfy a human desire. The quality of any object which causes it to be on interest to an individual or a group “. (kemampuan yang dipercaya ada pada suatu benda untuk memuaskan suatu keinginan manusia. Sifat dari suatu benda yang menyebabkan minat seseorang atau sesuatu golongan).

c) KONTEMPLASI DAN EKSTANSI
Keindahan dapat dinikmati menurut selera seni dan selera biasa. Keindahan yang didasarkan pada selera seni didukung oleh factor kontemplasi dan ekstansi. Kontemplasi adalah dasar dari dalam diri manusia untuk menciptakan yang indah. Ekstansi adalah dasar dari dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan menikamti sesuatu yang indah. Bila kedua dasar ini dihubungkan maka akan terjadi penilaian bahwa sesuatu itu indah.
Dan apabila kontemplasidan ekstansi dihubungkan dengan kreativitas, maka kontemplasi itu factor pendorong untuk menciptakan keindahan. Sedanglkan ekstansi merupakan factor pendorong untuk merasakan. Karena drajat kontemplasi dan ekstansi itu berbeda, maka tanggapan terhadap karya seni juga berbeda-beda.

d) APA SEBAB MANUSIA MENCIPTAKAN KEINDAHAN?
Keindahan itu pada dasarnya alamiah, alam ciptaan Tuhan. Alamiah artinya wajar tidak berlebihan tidak juga kurang. Pengungkapan keindahan dalam karya seni didari dengan motivasi tertentu dengan tujuan tertentu pula. Motivasi itu dapat berupa pengalaman atau kenyataan mengenal penderitaan hidup manusia, mengenai kemersotan moral, mengenai perubahan-perubahan nilai dalam masyarakat. Berikut ini akan dicoba alasan/motivasi dan tujuan seniman menciptakan keindahan.
1) Tata nilai yang telah usang
Tata nilai yang ada di dalam adat istiadat ada yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan. Sehingga dirasakan sebagai hambatan yang merugikan dan mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan, misalnya kawin paksa, pingitan, derajat wanita lebih rendah dibandingkan dengan derajat laki-laki. Tata nilai semacam ini dipandang sebagai mengurangi nilai moral kehidupan masyarakatsehingga dikatakan tidak indah. Menghargai dan mengangkat martabat manusia yang termasuk dalam nilai keindahan.
2) Kemerosotan Zaman.
Kerendahan dan merendahkan derajat kemanusiaan ditandai dengan merosotnya moral. Kemerosotan moral dapat diketahui dari tingkah laku dan perbuatanmanusia yang bejad. Terutama dari segi kebutuhan seksual. Kebutuhan seksual ini tidak menghiraukan hukum agama, dan moral masyarakat.
3) Penderitaan manusia
Banyak faktor yang membuat manusia itu menderita. Tetapi yang paling menentukan faktor manusia itu sendiri. Manusialah yang membuat menderita sebagai akibat nafsu ingin berkuasa, serakah, tidak berhati-hati dansebagainya. Keadaan ini mempunyai daya tarik tersendiri yang membuat tidak menyenangkan. Karena nilai manusia telah diabaikan, dan dikatakan tidak indah.
4) Keagungan Tuhan
Keagungan Tuhan dapat dibuktikan melalui keindahan alam dan keteraturan alam semesta serta kejadian-kejadian alam. Keindahan alam merupakan keindahan mutlak ciptaan Tuhan. Manusia hanya dapat meniru keindahan ciptaanTuhan. Kecantikan seorang ciptaan Tuhan membuat kagum seniman Leonardo da Vinci. Karena itu ia berusaha meniru ciptaan Tuhan dengan melukis Monalisa sebagai wanita cantik. Lukisan monalisa sangat terkenal karena menarik dan tidak membosankan.

B. RENUNGAN
Renungan berasal dari kata renung yang artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seniaada berapa teori.

a) TEORI PENGUNGKAPAN
Dalil dari teori ini adalah ”Art is expression of human feeling” (seni adalah sesuatu pengungkapan dari perasaan manusia). Teori ini terutama bertarian denga apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan suatu karya seni.
Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal yaitu filsuf italia Benedeto Croce(1886-1952) edngan karyanya telah diterjemahkan ke dalam bahasa inggris ”Aesthetic as Science of Expresion and General Linguistic”. Beliau antara lain menyatakan bahwa”art is expression of impressions” ( seni adalah pengungkapan dari kesan-kesan) Expression adalah sama dengan intuition. Dan intuisi adalah pengetahuab intuitif yang diperoleh oleh penghayatantentang hal-hal invidual yang menghasilkan gambaran angan-angan (images). Dengan demikian pengungkapan itu berwujud sebagai gambaran angan-angan seperti : images warna, garis, dan kata. Bagi seseorang, pengungkapan berartis seni dalam dirinyatanpa perlu adanya kegiatan jamaniah yang keluar.
b) TEORI META FISIK
Teori meta fisk adalah teori yang bercorak metafisis merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas setetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni. Mengenal sumber seni plato mengemukakan suatu teori peniruan (imitation theory). Ini sesuai dengan metafisika Plato yang mengendalikan adanya dunia ide pada taraf yang tertinggi sebagai realita ilahi. Pada tahap yang lebih rendah terdapat realita duniawi.
Dalam jaman modern suatu teori seni lainnya yang juga bercorak metafisika dikemukan oleh filsuf Arthur Schopenhauer (1788-1860). Menurut beliau seni adalah suatu bentuk dari pemahaman terhadap realita. Dan realita yang sejati adalah keinginan (will) yang sementara.
c) TEORI PSIKOLOGIS
Sebagian ahli estetika dal;am abad modern menelaah teori-teori seni dari sudut hubungan karya seni dan alam pikiran penciptaannya dengan mengunakan metode-metode psikologis. Misalnya beedasarkan psikoanalisis di temukan teori bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan-keinginan bawah sadar dari seseorang seniman, sedangkan karya seninya itu terselubung atau diperhalus yang diwujudkan keluar dari keinginan-keinginannya itu.
Menurut schiller asla mula seni adalah dorongan batin untuk bermain-main (play impulse) yang ada dalam diri manusia yang berhubungan dengan adanya keinginan yang harus dikeluarkan. Menurut spencer, permainan itu berperan untuk mencegah dan kemampuan-kemampuan mental manusia menganggur dan menciut karena disia-siakan.
Sebuah teori yang dapat dimasukkan kedalam teori psikologis yaitu teori penandaan (signification theory) yang memandang seni sebagai suatu lambang atau tanda perasaan manusia. Simbol atau tanda yang menyerupai atau mirip dengan benda yang dilambangkan disebut iconic sign(tanda serupa). Sebagai contoh simbol atau tanda dari kehidupan manusia sebagai perasaanya yang ada pasangatau surut serta tergesa-gesa atau santainya dan ada akhirnya.

C. KESERASIAN
Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata dasar rasi, artinya cocok. Dalam keindahan ini, sebagian ahli pikir menjelaskan bahwa keindahan pada dasarnya adalah sesuatu hal. Filsuf inggris Herbert Read merumuskan definisi, bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat antara pencerapan-pencerapan inderawi kita ( beuty is unity of formal relations among our sense perception). Pendapat lain menganggap pengalaman estetik suatu keselarasan dinamakan perenungan yang menyenangkan.
Dalam keselaransan itu seseorang memiliki perasaan-perasaan seimbang dan tenang, mencapai cita rasa akan sesuatu yang terakhir dan rasa hidup sesaat di tempa-tempat kesempurnaan yang dengan senang hati ingin diperpanjangnya.

a) Teori Obyektif dan Teori Subyektif
The Liang Gie dalam bukunya garis besar estetika menjelaskan, bahwa dalam mencipta seni ada dua teori obyektif dan teori subyektif. Salah satu persoalan pokok dari teori keindahan adalah mengenai sifat dasar dari keindahan. Apakah keindahan merupakan sesuatu yang ada pada benda indah atau hanya terdapat dalam alam pikiran orang mengamati benda tersebut. Dari persoalan-persoalan tersebut lahirlah dua kelompok teori yang terkenal sebagai teori subyektif.
Pendukung teori obyektif adalah Plato, Hegel dan Benard Bocanquat, sedang pendukung teori subyektif ialah Henry Home, Earlof Shaffes bury, dan Edmund Burke. Teori obyektif berpendapat, bahwa keindahan atau ciri-ciri yang mencipta nilai estetik adalah sigat(kualitas) yang memang telah melekat pada bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya. Pengamatan orang hanyalah mengungkapkan sifat-sifat indah yang sudah ada pada sesuatu benda dan sama sekali tidak berpengaruh untuk menghubungkan. Yang menjadi masalah ialah ciri-ciri khusus manakah yang membuat sesuatu benda menjadi indah atau dianggap bernilai estetik, salah satu jawaban yang telah diberikan selama berabad-abad ialah perimbangan antara bagian-bagian dalam benda indah itu. Pendapat lain menyatakan, bahwa nilai estetik itu tercipta dengan terpenuhinya asas-asas tertentu mengenai bentuk pada sesuatu benda.
Teori subyektif, menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri seseorang yang mengamati sesuatu benda. Adanya keindahan semata-mata tergantung pada pencerapan dari si pengamat itu. Kalaupun dinyatakan bahwa sesuatu benda mempunyai nilai estetik, maka hal itu diartikan bahwa seseorang pengamat memperoleh sesuatu pengalaman estetik sebgai tanggapan terhadap benda indah itu.
Yang tergolong teori subyektif ialah yang memandang keindahan dalam suatu hubungan di antara suatu benda dengan alam pikiran seseorang yang mengamatinya seperti misalnya yang berupa menyukai atau meikmati benda itu.
b) Teori Perimbangan
Teori obyektif memandang keindahan sebagai suatu kwalita dari benda-benda: Kwalita bagaimana yang menyebabkan sesuatu benda disebut indah telah dijwab oleh bangsa Yunani Kuno dengan teori perimbangan yang bertahan sejak abad 5 sebelum masehi sampai abad 17 di Eropa. Sebagai contoh bangunan arsitektur Yunani kuno yang berupa banyak tiang besar.
Teori perimbangan tentang keindahan dari bangsa Yunani Kuno dulu dipahami pula dalam arti lebih terbatas. Bangsa Yunani menemukan bahwa hubungan-hubungan matematik yang cermat sebagaimana terdapat dalam ilmu ukur dan berbagai pengukuran proposi ternyata dapat diwujudkan dalam benda-benda bersusun yang indah. Bahkan Pythagoras yang mencetuskan teori proporsi itu menemukan bahwa macamnya nada yang dikeluarkan oleh seutas senar tergantung pada panjang senar itu dan bahwa macamnya nada yang dikeluarkan oleh seutas senar akan menghasilkan susunan nada yang selaras (yakni indah di dengar), apabila panjangnya masing-masing senar itu mempunyai hubungan perimbangan bilangan-bilangan yang kecil misalnya 1:1, 1:2, 2:3 dan seterusnya. Jadi menurut teori proporsi ini keindahan terdapat dalam suatu benda yang bagian-bagiannya mempunyai hubungan satu sama lain sebagai bilangan-bilangan kecil. Contoh visual untuk perimbangan yang menyenangkan dilihat dan karenanya disebut indah oleh bangsa Yunani dulu ialah bentuk empat persegi, elips yang masing-masing mempunyai proporsi 1:1,6 atau 3:5. Perimbangan itu dinamakan perbandingan keemasan (golden ratio).
Teori perimbangan berlaku dari abad ke-5 sebelum masehi sampai abad ke -17 masehi selama 22 abad. Teori tersebut runtuh karena desakan dari filsafat empirisme dan aliran-aliran termasuk dalam seni. Bagi mereka keindahan hanyalah kesan yang subyektif sifatnya. Keindahan hanya ada pada pikiran orang yang menerangkannya dan setiap pikiran melihat suatu keindahan yang berbeda-beda. Para seniman romantic umumnya berpendapat bahwa keindahan sesungguhnya tercipta dari tidak adanya keteraturan, yakni tersusun dari daya hidup, penggambaran, pelimpahan dan pengungkapan perasaan. Karena itu tidak mungkin disusun teori umum tentang keindahan.
sumber:
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab5-manusia_dan_keindahan.pdf